pencarian papanya Sinta

415 Kata
setelah mandi rassya berpakaian, setelah itu dia ke ruang tengah sya bagunin anak itu"sumiantik" iya Bu"Rassya" rassya menuju kekamar dia memanggil dengan perkataan adek karna dia menganggap itu adiknya "dek ayo bangun dek kita makan dek bangun dek"sambil sambil menggerakkan tangan adiknya" beberapa menit kemudian adiknya bangun"Rassya" "kamu siapa?" tanya kebingungan" "Sinta" ibu masuk ke kamar dan menghampiri Sinta kami menemui mu ditengah tengah hutan dekat danau "sumiantik" dia masih kebingungan, dimana orang tuaku, di mana mamaku di mana papaku, "Sinta" nanti kami cari iya soalnya tadi kami hanya menemuimu"sumianti" sekarang kamu makan dulu ya"Sumiati" kamu juga bisa menganggap kami sebagai keluarga kamu"Sumiati" kamu menganggap ibu ini sebagai Mama kamu dan bisa menganggap anak ibu sebagai kakak kamu untuk sementara"Sumiati" iya buk"sambil senyum dan menunjukan ginsulnya" yang membuat mereka berdua sangat gemes dengan Sinta ya udah ayo kita ke ruang tengah"Sumiati" polisi pun sampai di tempat kejadian untuk memeriksa apakah ada yg terluka tapi polisi tidak melihat siapa-siapa di dalam mobil yang hangus kebakaran/meledak polisi itu melihat di danau yang ada darah didalam air itu dan polisi mengira itu salah satu anggota keluarga dari mobil ini setelah polisi memeriksa dan polisi tahu bahwasanya itu adalah Sarah anak orang kaya yang terkenal dengan kekayaannya dan keislamannya tapi polisi hanya melihat Sarah saja tidak melihat anak dan suaminya dan mereka memeriksa keadaan ibu Sarah yang sudah tidak bernyawa lagi dan berlumuran darah dibagian perutnya yang menandakan bahwasanya dia keguguran setelah pemakaman sarah mereka mencari lagi keberadaan suami dan anaknya sesampai di tengah jalan dia melihat sosok laki-laki yang terbaring pucat yaitu Syafiq suami dari Sarah dan ayah dari Sinta dan mereka memeriksa keadaan Syafiq keadaannya masih bernafas namun denyut nadinya sangat lemah Syafiq pun dibawa ke rumah sakit terdekat setelah sampai di rumah sakit Syafiq pun ditangani oleh dokter dan suster Syafiq diantar ke rumah sakit Medika hati yang terdekat dari daerah Bali *selepas makan Sinta pun mengumpulkan piring untuk dicucinya karena biasanya dulu dia di rumah, sering cuci piring, karena mamanya tidak bisa mengerjakan apa-apa karena lagi hamil besar, dari semua pekerjaan rumah itu dikerjakan oleh Sinta, pintah Sinta"buk biar aku yg nyuci piring, aku di rumah sering cuci piring karena dulu ibu aku lagi hamil dan tidak boleh kerja apa-apa selain makan tidur aja dan semua kerjaan rumah aku yang kerjain sendiri udah ibu aja kamu masih kecil"Sumiati udah Bu biar aku aja udah biasa kasihan ibu dari pagi nyari kayu bakar"Sinta mereka berdua terharu melihat sinta yang masih kecil sudah bisa mengerjakan pekerjaan rumah
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN