Bab 62 End

1279 Kata

Langkah kaki itu tampak tenang mengikuti irama dari musik jalanan, sepatu itu tampak semakin mengkilap kala terkena sinar matahari. Bunyi lonceng terdengar ketika pintu kaca sebuah toko dibuka, pria itu melangkah masuk dan segera mendapat sambutan si pemilik toko. “Saya ingin mengambil pesanan atas nama Bu Kayla.” “Mohon tunggu sebentar, Kak.” Tak berapa lama, satu kotak berukuran sedang dengan hiasan pita merah yang indah di atasnya. Pria itu membuka penutup kotak, dan sebuah kue dengan hiasan krim putih dan beberapa kata ucapan selamat menghiasi di atasnya. Tak lupa juga dua buah macaron biru dan merah muda, juga beberapa potongan coklat dan buah stroberi berada di atas krim nya. Pria itu mengangguk puas, dan kembali menutup kota tersebut. “Terima kasih,” ucapnya sebelum meninggalk

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN