Chapter 20

1950 Kata

"Nina ... ka-kamu ... tahu dari mana soal penyakit ... aku?" Susah payah Ambar berusaha untuk menahan rasa sakit di dadanya. "Aku gak sebodoh yang kamu pikir ya, Ambar. Kamu pikir kamu bisa sembunyiin penyakit kamu dari aku? Enggak!" Nina kini mendekatkan wajahnya pada wajah Ambar yang tertunduk kesakitan. "Ada yang mau aku omongin ke kamu. Aku itu benci banget sama kamu. Karena kamu selalu bisa dapetin Davin. Asal kamu tahu, aku cemburu lihat kamu sama Davin bersahabat terlalu dekat kayak gitu!" "Nina, kamu suka sama ... Davin?" tanya Ambar dengan kondisi yang semakin melemas. "Iya aku suka. Aku cinta sama Davin. Dan gara-gara kamu ... kamu itu penghambat, Ambar. Gara-gara kamu, aku gak bisa dapetin Davin!" Ini semua terasa seperti mimpi. Jadi, selama ini Nina diam-diam menyukai Davi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN