Mohan menikmati secangkir kopi hitamnya dari atas balkon kamarnya yang ada di lantai dua. Matanya menatap fokus ke atas langit, menatap ke arah ribuan bahkan jutaan bintang di langit yang malam ini tampak bersinar terang menemani kesunyiaan hati Mohan. Galau, itulah kata yang menggambarkan suasana hati Mohan, karena untuk yang kedua kalinya ia dan Inka kembali berpisah. Entah, tidak tahu sampai kapan perpisahan ini berakhir. Jika yang perpisahan yang pertama saja membutuhkan waktu yang lama untuk mereka bisa kembali bersama, lalu berapa lama untuk perpisahan yang kedua ini? Dalam hati Mohan bertanya-tanya sendiri, apakah yang sedang dilakukan Inka saat ini? Ingin rasanya ia mengubungi wanita itu, mendengar suaranya dan membicarakan banyak hal dengannya. Tapi, sayangnya Mohan tak kuasa u

