Aku bahagia banget hari ini, ya... kacau sih kalau aku gak bahagia, wong Kak Adam hari ini nikah. Seharian ini aku sibuk jadi penerima tamu, dan anehnya, aku gak capek. Em, mungkin karena Genta yang ada di sampingku atau karena aku terlalu bahagia makanya capeknya gak berasa? “Tadi kata orang EO, eh WO, 15 menit lagi tinggal aja booth-nya,” bisik Genta. “Eh kok gitu?” “Ya acaranya udah mau beres 1 jam lagi, siapa pula yang bakal dateng lagi? Tinggal beresin acara doang,” “Ohhh, oke, dari tadi juga gak ada yang dateng,” kataku. “Makanya, tinggal sekarang apa? Masuk kita ke dalem? Pokoknya aku mau loh ya dansa sama kamu! Awas aja kalo engga!” serunya. “Iyaa, aku juga mau kok, kan emang acara terakhiran kan potong kue gitu-gitu kan? Sama dansa-dansi?” “Betulsss!” Aku mengangguk. Sum

