Hari ini aku sengaja dandan secantik mungkin, soalnya aku happy! Kak Adam dan Kak Resti akan bertunangan hari ini. Aku sekeluarga, dengan beberapa kerabat dan juga Genta akan berangkat ke rumah Kak Resti. “Di mobil Genta muat berapa orang?” tanya Papa. “Emm, bisa 5 sih Om, kan saya yang bawa, terus Andin, nah di tengah sama belakang bisa 5, 6 deh kalau dipaksa,” jawab Genta. Aku salut loh sama Genta, dia mau disibukin jemput saudaraku, ngurusin ini itu, dan gak ngeluh sama sekali. Malah kaya happy aja gitu dia tuh. “Yaudah, yang di mobil Genta yang pada masih muda aja ya? Terus mobil Adam siapa yang bawa?” Papa sibuk ngurus masalah transportasi, kubiarkan saja karena aku sekarang lebih fokus ke Kak Adam, pucet banget. “Tarik napas, Kak!” kataku, sedari tadi, dia gak banyak ngomong, ha

