30. Bukan Mimpi

1809 Kata

Irawan tak pernah menghitung sudah berapa lama, mungkin sudah berjalan lebih dari satu bulan dirinya menenggelamkan diri dalam sibuknya pekerjaan. Padahal biasanya, pria berperawakan tinggi menjulang itu tak pernah memaksakan keadaan seperti ini, namun dilemma hati yang ia hadapi sekarang membuat pria itu harus bisa mengalihkan pikirannya sendiri dari seorang Fawnia Afsheen. Dan entah sejak kapan pula pastinya, tapi semenjak perjalanannya yang tiada henti dari Batam, berlanjut ke Ambon dan terakhir ke pulau Bali, Irawan sudah merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuhnya. Beberapa hari terakhir pria itu selalu bersin-bersin bahkan sempat mengalami gangguan pencernaan. Andai bukan paksaan dari sekretaris cerewetnya, pasti Irawan akan melanjutkan perjalanan bisnisnya ke Garut hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN