67

839 Kata

"An, kamu tenang dulu dong,” ucap Jasen sambil mengelus kepala Keyra, hingga akhirnya Keyra tenang. "Cerita sama aku, An. Kamu itu kenapa?" tanya Jasen. "Apa benar Kak aku gak bisa hamil?" tanya Keyra. "Gaklah An, kita harus percaya kalau kamu itu pasti bisa hamil,” jawab Jasen. "Tapi Kak El, kenapa sampai sekarang aku belum hamil?" tanya Keyra. "Ya, karena Tuhan belum memberi kita. Kalau kamu masih gak percaya sama aku, kalau kamu gak mandul. Besok kita ke rumah sakit membuktikan,” jawab Jasen. "Iya, Kak El. Aku percaya sama Kakak, tapi gak ada salahnya kan kalau besok aku tetap check untuk memastikan?" tanya Keyra. "Iya, gak papa. Besok aku temani kamu check ke rumah sakit,” jawab Jasen. "Tapi Kak El seandainya aku beneran gak bisa memberi keturunan ke Kak El, Kakak gak akan meni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN