Diftan agak lesu dalam perjalanan pulang dari rumah sakit. Tadi siang setelah menyelaraskan beberapa operasi Diftan mengikuti rapat dadakan yang membahas tentang bakti sosial yang akan mengirim beberapa dokter dan termasuk ahli beda. Secara otomatis Diftan pun terpilih menjadi salah satu dokter yang akan ikut memilih ke daerah lain. Sebenarnya tidak masalah jika ia harus berpartisipasi dalam pelosok daerah, tapi sekarang yang menjadi pikirannya adalah Illyana Diftan pasti akan sangat merindukan mereka dengan Illyana yang sekarang ini sangat manja sekali ditanyakan. "Mas, cepat pulang ya nanti." Illyana tiba-tiba memeluk Diftan dari belakang saat dia akan pulang ke rumah sakit tadi pagi. Diftan tersenyum lalu menarik tangan Illyana dan membalikan badannya agar menghadapnya. "Memangnya

