Entah siapa yang memulai namun entah bagaimana mereka telah dalam keadaan polos dengan semua kain yang tercecer di lantai. Saling memuaskan saling menciumi setiap kulit, jika bukan karena darah pertama yang menetes di sela paha Emily juga melihat reaksi kesakitan Emily- pria itu akan mengira jika Emily adalah seorang pemain ranjang yang handal- mengingat jika Emily secara aktif ikut merangsang pria itu. Destara tersenyum sebelum akhirnya kemudian menciumi kembali wanita itu berusaha merangsang kembali wanita itu sebelum akhirnya memacu pinggulnya dengan pelan. Sangat pelan namun tak membuat seorang Emily menderita- hanya ada desahan dan lenguhan saling menikmati dan di nikmati yang memenuhi ruangan yang di buat kedap suara tersebut. Suara yang saling bersahut- sahutan dan menggema akibat

