“ Allan, kau ini gila! Apa kau telah menyentuh Rena?” ucap Alan setelah memastikan tidak ada siapapun bersama mereka. “ memangnya kenapa Alan? Bukankah hal itu biasa?” ucap Allan mengalihkan pandangannya. “ mungkin di jaman millenial pria menyentuh wanita meski belum menikah itu biasa Allan namun kau- lah yang tidak biasa. Kau yang dulu bahkan tidak akan mau bermain dengan wanita! Apakah kau menyukai Rena?” ucap Alan yang ingat betul sifat sahabatnya itu. Meski dulu Allan di kenal pembuat onar bagi Allan cinta adalah sesuatu yang murni dan sakral. “ Alan, sudah aku katakan berulang kali aku tidak mungkin memiliki perasaan apapun pada Rena, ini semata hanya gejolak pria biasa.” ucap Allan mengusap tengkuk lehernya. “ lalu kenapa wanita itu tampak lebih murung, Allan? Kau memaksanya?” uc

