“ kenapa kau malah ikut aku kekantor?” geram Allan karena Patricia malah mengikutinya kekantor. “ kak Alicia sedang pergi kontrol ke rumah sakit memeriksa calon baby- nya dan aku tidak ingin sendirian dengan kakak laki- lakiku, bisa- bisa aku harus mendengarkan omelannya sendirian.” rujuk Patricia. Satu- satunya yang ia takuti dan tak bisa ia bantah adalah kakak laki- lakinya. Jika sampai kakak- nya itu marah ancaman yang membuat Patricia tidak bisa berkutik adalah credit card- nya yang akan di bekukan Alan. “ siapa suruh masih jadi anak nakal, kau seharusnya sudah membantu bisnis kakakmu, Patricia.” geram Allan terus masuk ke ruangannya. Begitu tiba di ruangan Allan, Patricia menghampiri Rena. Sebenarnya ia memang di haruskan beristirahat, namun Rena merasa dirinya sudah lebih baik dan

