"Ken?" Sekali lagi Kate memanggil Kendrick yang tersenyum dan melebarkan kedua lengan. "Kau tak ingin memelukku? Sahabatmu?" Kendrick meminta. Kate memeluk Kendrick dan menghirup dalam-dalam aroma parfum Kendrick yang tak pernah berubah. Pelukan yang ia rindukan setelah dua bulan lamanya Kendrick jauh dan hanya suara dan melihatnya melalui video call saja. Kate melepaskan pelukan. "Masuklah, Ken. Aku akan membuatkan minuman hangat untukmu." Ajak Kate lalu masuk kedalam. Kendrick duduk di sofa dengan pandangan menyusuri isi ruangan apartemen. Pandangannya tertuju pada sebuah laptop yang berada di atas meja sofa. "Kau masih bekerja dengan Darren?" Melirik beberapa berkas yang tebal. "Ya. Hanya dengan cara itulah aku menghabiskan waktu, Ken." Mengaduk kopi hingga mengeluarkan suara denti

