"Non Raya ada telepon untuk Pak Atmajaya." Raya menoleh kaget dan ketika tahu orang itu adalah asisten rumah tangganya, dia bisa lega. Raya mengisyaratkan untuk diam saja dan asisten itu pergi meninggalkan Raya sendiri yang masih menguping pembicaraan Rangga dan Atmajaya. Namun ketika Raya memfokuskan pendengarannya lagi ke ruangan itu, dia tidak lagi mendengar suara Rangga dan Atmajaya. Ruangan memang tidak kedap suara karena letaknya memang di ruang bawah tanah, kemungkinannya sangat kecil untuk tamu pergi ke sana, hanya keluarga lah yang bisa ke sana. Sayangnya Atmajaya dan Rangga melupakan fakta kalau bahan pembicaraan mereka adalah Raya yang tak lain adalah orang yang paling memungkinkan untuk mengakses ruangan itu. Karena tak lagi mendengar pembicaraan Rangga dan Atmajaya, Raya

