Teman Rangga

1210 Kata

Rangga harus mengobati luka lebam di pipinya akibat pukulan Rendi. Dan ia belum berani pulang sebab pasti Atmajaya, sang papa, akan menginterogasi. Lagipula menurut Rangga ini bukan salahnya. Seharusnya Rendi lebih bisa mengontrol emosinya. Alhasil sekarang Rangga ke apotek untuk mendapatkan balok es serta beberapa obat merah dan alkohol untuk mengobati lebam. Rangga terduduk di depan apotek. Tak akan ada yang memperhatikannya karena semua orang berlalu-lalang seperti biasa. Remaja seperti Rangga tidak hanya satu saja, melainkan banyak, jadi rasanya sudah tidak asing kalau di sana mendapati remaja dengan kondisi seperti Rangga. Padahal Rangga punya rencana setelah ia dari kampus, ia akan menemui Rena, orang yang mirip dengan teman masa kecilnya. Namun belum juga menemui Rena, Rangga sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN