Kesalah pahaman tidak berlangsung lama. 7 tangkai bunga yang dipetik langsung dari taman, permintaan maaf yang tulus dan keterlibatan Reiner, sudah cukup mengobati luka hati Shanaya. ~ Siang ini Davin akan mengantar Reiner menuju Asrama. Shanaya yang biasanya hanya berdiam diri di kamar, kali ini pergi mengantar Reiner sampai ke halaman. Shanaya tak ingin melewatkan momen pelepasan Reiner menuju Training camp sebagai punggawa timnas junior. "Nggak ada barang yang tertinggal 'kan?" tanya Davin untuk memastikan. "Aman," jawab Reiner. Pak Dudi, sopir nomor dua di keluarga Adinegara sudah memasukan semua barang yang akan dibawa oleh Reiner ke dalam bagasi mobil. "Semangat ya, Rein." Shanaya memberi semangat sebelum Reiner masuk ke dalam mobil. "Hm," tukas Reiner, sebuah 'hm' dengan an

