12. Hukuman

1603 Kata

Nala adalah belahan jiwa Nathan. Ia satu-satunya anggota keluarga yang yang tahu alasan Nathan dan Indah putus dulu. "Itu cuma masa lalu,” sahut Nathan diplomatis. "Tapi bukan dia, Bang. Di dunia ini cewek tuh bukan cuma dia doang. Gue gak mau perempuan kotor itu jadi bagian keluarga kita!" " Jaga mulut lo, Dek! Gak boleh ada yang tahu masalah ini. Lo udah janji sama gue." "Makanya lo jangan nikahin dia, Bang." "Ini keputusan gue. Kalau lo sayang sama Abang, harusnya lo dukung keputusan gue ini!" "Tapi, Bang ..." Tok tok tok "Bang, Kak. Ayo ke ruang makan sekarang. Papi udah nungguin." Mendengar suara Lila, Nathan langsung mengangkat telunjuknya di depan mulut, mengisyaratkan Nala untuk berhenti berbicara. "Iya, Mi. Ini Abang sama Adek udah mau turun," ujar Nathan ketika sudah m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN