19. Jahat!

1373 Kata

“ABANG!!!” Jeritan kencang itu membuat Nathan berbalik dengan ponsel yang masih ada di telinganya. Keningnya berkerut, disana Indah sedang berada di ambang pintu kamar, berjongkok dan menyembunyikan wajah. “Apaan sih?!" “Abang yang apaan?! Kenapa gak pakai baju?!” Nathan melihat tubuhnya dan kemudian ia baru ingat bahwa ia hanya mengenakan underwear. Tidak mampu menyembunyikan gundukan pribadinya. “Berdiri!” titahnya. Ia kemudian mengakhiri panggilan teleponnya. “Nggak mau," tolak Indah. “Kalau kamu gak mau, aku gendong kamu sekarang ke tempat tidur!” tukas Nathan. Indah langsung berdiri. Takut karena pikirannya mulai kotor. Maklum saja pemandangan tadi yang mengarahkannya. “Aku ke sini di suruh Tante Lila buat manggil, Pak Boss. Om Reza sama Om Ryan udah pulang." “Papi pasti m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN