"ihh kok mereka berdua malah damai sih, gagal kan jadinya." gerutu Dita dengan menghentakkan kedua kakinya dilantai. "serius, kamu nggak bohong kan." "nggak, aku serius sayang." "iya aku maafin." "makasih" Revan memeluk Tasya untuk ucapan terimakasihnya. Nayla sudah selesai masaknya ia pun menghidangkan makanan diatas meja makan, disana semuanya sudah berkumpul menunggu masakan dirinya. "horee, akhirnya makan juga." sorak gembira Risa sudah menunggu makanannya sejak tadi. "sini aku bantuin mah." Tasya beranjak dari kursi makan untuk membantu mertuanya menghidangkan makanan. "kamu memang menantu idaman sayang." sindir Nayla melirik Dita sedikit kezel. "aku nggak salah pilih isteri kan mah." dengan bangganya Revan memamerkan isterinya. "caper banget sih jadi orang." batin Dita s

