"Dan ini sahabat saya namanya Gerry" Revan juga memperkenalkan sahabatnya yang berada disampingnya Gerry pun tersenyum ke arah bang Vano "Oh bossnya lalu ada apa ke sini" ucap Vano dengan datar kepada boss adiknya yah dia memang seperti itu jika berbicara dengan orang yang tidak ia kenal "Saya ke sini nagih janji hutang 50 miliar lagi" "Apa! 50 miliar" Abangnya tidak percaya jika adiknya mempunyai hutang sebanyak itu "Dek jawab pertanyaan Abang kamu pinjam uang ke boss kamu untuk apa uang sebanyak itu" Tasya jadi takut jika abangnya sudah marah seperti ini "Hmm.... iii...iitu perjanjian kontrak kerja bang" Tasya hanya menundukkan kepalanya dia takut jika abangnya marah besar "Terus gimana kamu udah ada uang untuk membayarnya" bang Vano mengerutkan keningnya "Belum bang" "Waktu itu

