❤❤❤ Vania menggeliat tak nyaman dalam tidurnya. Setelah beberapa saat menahan, akhirnya Vania bangun juga. Ia melihat ke arah jarum pendek jam dindingnya yang kini menunjuk angka dua. "Ssshhh .... masih pagi buta," gumamnya sambil mengusap perutnya yang terasa tak nyaman. Vania sepertinya tahu apa yang terjadi padanya. Yup. Semalam memang ia makan terlalu banyak. Tapi, apakah rasanya separah ini? Dan perutnya mulai terasa mual sekarang. Ia pun bergegas ke kamar mandi untuk memuntahkan sebagian isi perutnya. Hampir sepuluh menit ia muntah-muntah. Dan kini tubuhnya mulai terasa lemah. Ia pun menyeret kakinya kembali menuju ke tempat tidur. "Kamu kenapa?" tanya Andrea sesaat setelah Vania menjatuhkan pantatnya di atas tempat tidur. Vania menoleh sebentar. Dan perlahan, Andrea bangkit s

