Empat Puluh Empat

958 Kata

❤Cinta dapat memusnahkan jurang pemisah berupa perbedaan, asal ada rasa saling memahami yang dapat menjadi jembatan❤ ❤❤❤ Bahu Vania merosot melihat pemandangan di depannya. Semua yang ada dalam bayangannya seketika musnah. Ia sempat tersentak kecil ketika Andrea menariknya lembut menuju sebuah meja yang dihiasi lampu-lampu dan lilin. Srettt... Andrea menarik sebuah kursi dan mempersilahkan Vania duduk di sana. Jujur, Vania mulai terhanyut dengan kelembutan sikap Andrea. Tapi, rasa kecewa juga menghantui otaknya. "Kita beneran makan di sini?" tanya Vania setelah Andrea meletakkan pantatnya di sebuah kursi seberang Vania. Andrea mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan sang istri. "Bukan di restoran mahal? Padahal aku niat banget datang ke resto mahal. Udah sampai dandan begini.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN