Budi menyikut lengan Demian. "Ditanya kok malah melamun. Serius aku tuh tanya. Siapa yang sedang kamu selidiki? Zara?" "Huss, jangan sembarangan kamu. Kenapa juga aku harus menyelidiki dia? Selama ini kan dia istri aku. Aku tau dia luar dalam." "Ya terus siapa? Tuan Alvano? Gila! Jangan main-main kamu. Nanti ketahuan bisa dipecat. Kalau kamu menyelidiki Tuan Al, aku tidak jadi nolong deh. Angkat tangan aku. Daripada hilang pekerjaan." "Ck, tambah ngacok saja. Kalau dia aku juga tidak berani. Aku masih punya cicilan bank. Dipecat alamat ngemis di jalan." "Terus siapa? Tidak mungkin Bella 'kan?" Demian membisu. Bola mata Budi berputar. "Hadeuh, ternyata dia? Memang apa yang mau kamu selidiki dari Bella? Kamu curiga dia punya selingkuhan?" Demian menggeleng. "Tidak. Bukan begitu." "L

