Chapter 73

2393 Kata

Kini Dewi Macaria dan juga Ryujin sudah sampai di depan pintu apartement Henry. Untuk pertama kalinya Dewi Macaria menaiki kendaraan umum dan berjalan kaki menuju apartement Henry. Dewi Macaria mengira jika dari jalan raya, apartement Henry tak berada jauh. Memang benar tidak jauh, tetapi yang membuatnya jauh adalah jarak antara pemberhentian bus dengan gedung apartement Henry. Dewi Macaria sejak tadi sudah menekan bel apartement Henry, tetapi sedari tadi Henry tak kunjung membukakan pintu untuknya. Dewi menjadi kesal sendiri. Dirinya sudah jauh-jauh dari rumah pergi ke apartement Henry, tetapi nyatanya orang yang ingin ia temui itu tak kunjung membukakan pintu untuknya. “Sebenarnya kemana Dewa Tartarus? Mengapa ia tak kunjung membukakan pintunya? Aku sudah lelah beridiri dari tadi di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN