INTERLUDE Henry membuka pintu apartement dan masuk ke dalam. wajahnya sangat ceria, dan senyum manisnya tak pernah luntur di wajahnya. Ia masuk kedalam apartemen nya dan menyalakan lampu ruang tengah. Henry sangat terkejut ketika melihat keberadaan Thanatos yang tengah duduk santai di sofa empuk miliknya. "Demi tuhan Thanatos!! bisakah kau bertamu dengan sopan ke apartement ku?" seru Henry protes. sudah dua kali Thanatos membuatnya terkejut dan selalu berkunjung tanpa permisi ke apartement nya. tidak bisakah laki-laki yang sialnya tampan itu berlaku sopan barang sehari? Tahantos mengorek telinganya malas. "Sejak kapan kau mengingat Tuhan?" tanya Thantos. Henry mendengus jengkel, "Pertanyaan yang konyol" Henry berlalu dari sana dan berjalan menuju dapur. ia mengambil sebotol

