Dewi Macaria merenung di dalam kamarnya. Tubuh dan pikirannya sangat lelah. Tetapi hatinya tak berhenti untuk merasakan campuran perasaan yang ia rasakan saat ini. Ini ingin sejenak melupakan apa yang terjadi sekarang, tetapi tidak bisa. Walau ia berusaha untuk melupakan dan mengacuhkan apa yang sebenarnya terjadi, kepalanya tak akan pernah berhenti untuk memikirkannya. Kondisi nya sudah sangat berantakan. Lampu kamarnya tak ia hidupkan, bahkan hari di luar sana sudah menjelang gelap. Dewi Macaria sangat kacau. Ryujin, ia yang baru saja datang dan tiba-tiba muncul di dalam kamar Dewi Macaria pun terkejut melihat keadaan wanita itu. tak dapat ia pungkiri kalau Ryujin merasa bingung dan juga bertanya-tanya, ada apa dengan Dewi Macaria. Ryujin mendekati Dewi Macaria yang tengah menatap koso

