Bab 19

1463 Kata

" Seseram-seramnya bayangan hitam, jauh lebih menyeramkan bayang-bayangan mantan " ••• " Makan," titah Dava saat mereka sudah duduk di sebuah rumah makan yang tak jauh dari toko roti Audy. " Anda ini kenapa? Datang tiba-tiba di toko saya terus langsung menyeret saya ke tempat makan,"omel Audy karena kesal kerjaannya di ganggu oleh kehadiran Dava dan terus bersikap formal dengan Dava. " Audy, kita ini sudah kenal sejak kecil kenapa harus kaku sekali sih dalam berbicara," protes Dava tapi Audy tidak peduli dan mulai makan nasi dan ayam bakar lalapan yang sudah Dava pesankan karena memang ia sudah lapar sejak tadi tapi ia rasa kerjaannya nanggung sehingga ia menunda makan nya dulu namun Dava datang merusak rencana kerjanya. " Tolonglah Dy, jangan menyakiti dirimu sendiri. Kerja keras tap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN