" Aku tak sekuat yang kamu bayangkan, mendengar berita orang yang di cintai saja bersama orang lain, membuat hatiku remuk tak bersisa. Daripada kehadiranku mengganggu hubungan kalian, lebih baik aku melangkah menjauh dengan membawa luka di hatiku. " ••••• Bangun dengan kepala nyut-nyutan, pakaian kantor masih menempel di badan, tapi untung sepatu dan kaos kaki sudah terlepas. Dava bangun dan menyandarkan kepalanya di kepala ranjang, ia melirik jam dinding di kamarnya dan menunjukan pukul 8.30, sudah telat dia masuk kantornya. Dava pun mengambil Hp nya yang tergeletak di samping tempat ia tidur lagi, ia pun mengirimkan pesan ke Dini kalau ia tidak ada datang hari ini karena lagi tidak enak badan, mau tidak mau Dini harus mereschedule lagi padahal hari ini Dava ada meeting di kantor dengan

