Hingga sore pun menjelang. Qiran berpamitan pulang. Dan ia segera menuju ke salah satu mall tempat kak Irma berada. Karena keduanya sudah janjian terlebih dahulu tadi jika Qiran akan membeli sebuah ponsel sore itu setelah pulang kerja. "Emb... kak Irmanya ada?" tanya Qiran pada salah satu penjaga di outlet toko yang kak Irma pimpin. "Emb... bentar ya kak... soalnya kak Irma sedang rapat sebentar." Ucap penjaga tersebut. Hingga mau tidak mau akhirnya Qiran pun menunggu di kursi yang tertata di kios kue kak Irma itu. Dari sana Qiran bisa menatap keluar dari jendela kaca yang ada di sampingnya. Dan kebetulan saat itu Daniel melihat Qiran ada disana dan segera mengenali gadis itu. "Gadis sialan! ngapain dia ada di tempat ini? brengsek... setiap aku dekat... apa lagi ketemu sama dia! selalu

