KEDAI KOPI 24 JAM *** Masihkah mengingat tentang masa di mana kalian mendapatkan luka yang selalu kalian ingat sampai sekarang? —sebuah pertanyaan yang didengar Galen keluar dari bibir seseorang di depan panggung sana. Dia tak datang untuk mendengarkan omong kosong. Dia juga tidak datang dengan sengaja. Namun tiba-tiba, dia masuk ke dalam zona dan perasaan aneh ketika orang dengan kemeja kotak-kotak itu sibuk bermain gitar sambil berimprovisasi dengan menggunakan kata-kata yang indah dan memberikan bumbu pada setiap kata-katanya. Suara cowok itu terdengar sangatlah merdu, menggetarkan jiwa siapapun yang mendengarnya. Belum lagi saat ungkapan-ungkapan yang sepertinya memang relate dengan kehidupannya pun semakin membuatnya larut dan ikut menikmati suasana malam ini. Seperti semuanya su

