MASA KELAM BERBALAS LUKA *** Perlahan, hujan kembali datang! Perasaan lama yang telah sirna pun kembali menjelma. Tumpukan sendu membuncah menjadi satu. Merangkai kata yang tak mampu diucapkan oleh bibir dan tidak mau disampaikan ke dalam batin. Ratusan puisi pun tak akan mampu menjadi wakil. Tentu saja harapan yang tinggi adalah satu tahta penghias ambisi. Tentang kamu, tentang kita, tentang sesuatu yang tak seharusnya menjadi misi hidup yang membawanya ke dalam kisah padat tentang dimensi bodoh yang sudah diciptakan sebagai tameng ketiak berada dalam kubangan. Dan, ... semua kata-kata itu sangat sukar diartikan karena bahasa yang digunakan terdengar ambigu, bahkan aneh. Siapakah penciptanya? Apa maksud dari kerangka cerita tanpa alur semacam ini? Apakah semua itu adalah hal yang waja
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


