Satu langkah di depan

1914 Kata

"Maju lagi dong Cintya, kita kan gak sabar pengen segera susun rencana nya" sahut Monnie tersenyum sembari menyenderkan kepalanya di bahu Aurell Aurell mengangguk setuju "Iya yo, Cintya cepetan" tambah nya tersenyum "Hmm oke, kalian pegang yang kenceng! Gue mau balapan nih" ujar nya yang lalu mengendarai mobilnya dengan kecepatan ekstra dari sebelum nya Monnie dan Aurell tersenyum "Anjir pelan pelan oy" teriak Monnie "Iya Cintya hati hati" tambah Aurell Cintya tersenyum menyungging "Dih kata nya pengen cepet cepet" ujar Cintya ***** Sementara itu kelas Marcell sudah selesai, akhirnya semua siswa dan siswi kelasnya segera bubar berhamburan. Berbeda dengan Marcell yang memilih untuk segera ke perpustakaan, dia ingin meminjam beberapa buku yang bisa menambah wawasannya tentang kemilite

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN