Luka lama

1870 Kata

Ibu Aurell membawakan nampan berisi kopi hangat dan kue kue hangat. "Marcell kamu kok di sini sih? engga dingin apa" gerutu ibu Aurell tersenyum padanya "Ibu, engga kok. Aku mau jagain Aurell biar dia engga ketakukan saat tidur di kamar kesayangannya" jelas Marcell padanya sembari tersenyum Ibu Aurell pun semakin tersenyum manis, ia lalu menyimpan kopi hangat dan kue kue itu di meja samping Marcell. Beliau pun juga duduk di kursi kosong satunya lagi. "Diminum ya Cell, biar anget. Terus nanti kamu ke dalam aja ya, tidur di sofa aja biar engga kedinginan" jelas ibu Aurell menatapinya begitu ramah Marcell mengangguk "Ibu kok malah jadi ngerepotin gini" ujarnya menatapi kopi dan cemilannya "Engga kok nak Marcell ayo di minum, ibu berterima kasih banget sama kamu karena udah membuat Aurell

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN