Marcell membuang nafas nya berat lalu membuang wajah bingung nya, beberapa detik kemudian ia kembali menatapi Jessen. "Iya gue bisa memaaf kan siapa pun, gue bisa memaaf kan juga kesalahan siapa pun jika memang itu dari hati terdalam nya" jelas Marcell menatapi Jessen serius Jessen menatapi Marcell "Gue serius berbicara seperti ini, gue sadar gue khilap Marcell gue harap lo tau itu. dan tolong ambil ini" jelas nya lagi memberikan segepok uang itu pada tangan Marcell "Gue engga bisa terima ini Jessen! gue engga bisa kayak gitu" jelas Marcell mencoba menjauh kan tangan nya dari gepokan uang itu Siska berbisik pada Nur "Lo percaya Nur sama omongan nya Jessen saat ini?" tanya Siska bingung dengan suara rendah "Engga! sepenuh nya engga, tapi kita biar kan saja dulu apa yang menjadi rencana

