Marcell menatapi ke tiga temannya dengan tatapan serius "Jangan dulu libatkan Nancy, kalian lihat sendiri kan? dia tertekan oleh Jessen. kita ulur waktu sampai besok atau lusa baru kita tanyai dia" jelas Marcell "Yap gue setuju" angguk Muhlis segera "Sekarang kita lihat juga, apa dia mencoba mendekati gue atau malah menjauh" ujar Marcell lagi Wahyu, Muhlis dan Dino mengangguk "Gue rasa sih dia akan perlahan menjauhi lo Cell, kalau emang dia engga mau berpihak sama Jessen. dia engga akan merasa enak sama lo" ujar Muhlis "Bener tuh" angguk Wahyu segera "Ya makanya gue bilang sama kalian, jangan dulu terburu buru buat temui Nancy" jelas Marcell lagi semua teman marcell setuju dan paham dengan ucapannya. ****** Aurell kembali rebahan di kamarnya dengan rasa kesal, ia masih tidak habis

