Lagi dan Lagi

1892 Kata

Aurell, Nur dan Narendra pun kembali ke rumah. Aurell terlihat sangat kacau dengan keadaannya. Nur dan Narendra menatapinya dengan tatapan sendu. "Aurell, kamu tenang aja. Udah kak Nur bilang kan, kak Nur pasti bisa menenangkan Marcell dan menjelaskan segalanya" ujar Nur menatapi Aurell serius Aurell mengangguk "Iya kak, terima kasih" lirihnya dengan tatapan kosong "Aurell, sekali lagi maafkan aku ya. aku bener bener engga tahu ternyata dia adalah Marcell" jelas Narendra merasa bersalah Aurell menggelengkan kepalanya "Engga Narend, udah! kamu engga salah kok. ini semua hanya kesalah pahaman" jawab Aurell segera dengan tatapan sendu ***** Ibu Aurell menggiring Jessen ke dalam penjara, dia melaporkan pada polisi dengan begitu rinci bagaimana Jessen telah berusaha untuk meniduri Aurell

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN