Jalan bareng

2049 Kata

Marcell merebahkan diri di kursi yang tepat berada di depan rumahnya. Waktu sudah cukup malam, tepat menunjukkan pukul 22.54. Ia masih merenung dan menatapi bintang bintang yang berkelap kelip di langit malam. Marcell kemudian tersenyum begitu tipis. "Memang sulit untuk mendapatkan kamu Aurell, aku harus sedikit sabar lagi" ujarnya lalu membuang nafasnya berat Ia mengingat awal pertama kali dirinya melihat wajah Aurell di ponsel Nur, lalu malamnya dia melihat wajah Aurell langsung dari jalanan gelap. Ia mengingat betul bagaimana Aurell menatapnya dan dia pun seakan terhipnotis oleh tatapan Aurell. "Semakin jauh kamu melangkah, aku justru semakin yakin kalau kamu akan bisa aku miliki suatu saat Aurell" lirihnya lagi pelan Marcell pun tersenyum, semakin dalam menatapi keindahan langit mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN