"Jangan pernah dekat sama laki-laki selain gue!" ulangnya membuat Disa jengah. Memangnya dia siapa? mengatur Disa dengan sedemikian rupa. Gadis itu kentara sekali kesalnya. "Fahri sahabat aku," celetuk Disa. Gara tersenyum mengejek, "Sahabat? Sejak kapan?" "Kemarin," "Gak usah mengada-ada Disa!" "Siapa yang mengada-ada?" tanya gadis itu masih dengan enggan melihat Gara. "Kamu aja bisa sahabatan sama Tania, masa aku enggak bisa?" "Gue sama lo itu beda," "Beda?" Disa tersenyum mengejek. "Beda apanya?" "Lo nggak bakal ngerti!" "Ya karena kamu nggak mau ngasih penjelasan apapun tentang itu Gar! Kamu egois!" Gara diam, tak lagi menjawab Disa. "Udah kan? Gue mau pulang," tukas Disa. Laki-laki itu tak menjawab, Disa semakin sebal karena Gara yang mendiaminya. Gara merogoh saku celana

