Part 16

1077 Kata

Gadis itu menoleh saat merasakan ada yang duduk di sebelahnya, reflek ia menggeser bokongnya. Wajahnya berubah menjadi datar, bahkan ia berharap laki-laki yang berada di sebelahnya segera enyah. "Aku minta maaf soal-" Belum selesai laki-laki itu berdiri dan menyetop ojek yang untungnya melintas di depan halte depan sekolahnya. "Disa!" panggil laki-laki tersebut tapi tak di idahkan oleh gadis tersebut. "Jalan pak," perintah Disa ke bapak-bapak ojeknya. Disa sudah muak dengan segala permintaan maaf Gara, yang pada akhirnya akan laki-laki itu lakukan dan lakukan. Bukan ia marah sebab Gara menolong Tania, bukan. Melainkan karena keegosian Gara. Disa tau kekasihnya itu khawatir akan Tania saat pingsan, tapi ayolah harusnya ia lebih bisa mengontrol emosinya dan mendengarkan penjelasan Disa.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN