Bab 42

1853 Kata

"Siapa yang mengatakan jika aku mencemaskanmu, Tuan? Aku sama sekali tidak demikian." Suara yang dikeluarkan Jenna sangatlah datar, nyaris dingin. Gadis itu berdiri kaku, marah sekali melihat angsa yang baru saja ia beri makan, dibunuh di depan matanya. Dalton benar-benar sangat keji bahkan pada hewan secantik angsa. Padahal, Jenna bertahun-tahun berusaha untuk menjadi manusia, berusaha memiliki kembali hati dan empati, tetapi Dalton justru sebaliknya. Pria itu marah pada sesuatu yang tidak dapat dimengerti oleh semua orang, kemarahan itu yang membuatnya ingin menghancurkan apa pun di depan mata, membuatnya ingin memiliki segalanya dan bertindak semaunya setelah itu. Jenna benar-benar tidak mengerti kenapa orang seperti Dalton ada di dunia ini, dan Robert yang melayaninya itu amat s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN