Bab 144

2044 Kata

"Biarkan aku memilikimu." "Biarkan aku merasakanmu, Jenna. Biarkan aku menyentuhmu, seluruhnya." Kata-kata itu berhamburan keluar, dengan sedikit kaku dan kikuk, sedikit dibarengi dengan ancaman tetapi juga permohonan. Jenna tersenyum di dalam hati ketika mendengarnya. Sepanjang hidup, ia tidak pernah bertemu pria yang begitu keras kepala seperti Dalton Rutherford. Ia tidak pernah bertemu dengan pria yang begitu kejam, konyol dan juga menyedihkan. Ya, menyedihkan. Karena tidak peduli sebanyak apa pun uang dan aset yang dimiliki pria itu, Dalton tetap saja masih hidup di masa lalu. Ia masih menyalahkan dirinya sendiri, masih tidak dapat menerima kenyataan hidupnya. Ia masih hidup di masa lalu, masih belum bisa menatap ke depan. Semua bisa terlihat dari pola emosinya, bagaimana pri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN