Ishana terdiam sejenak, menatap ke arah Tristan yang tampak begitu serius. Pria itu benar-benar tidak menunjukkan senyum, seakan sedang menunggu jawaban dari Ishana. Hingga Ishana yang sejak tadi menahan sesuatu pun langsung melepaskannya. Dia tertawa terbahak-bahak, melupakan dimana dia berada saat ini. Sedangkan Tristan yang melihat reaksi Ishana langsung menyipitkan mata. Dia cukup bingung dengan kelakuan gadis di depannya. Apa ada yang aneh dengannya? Tapi saat Tristan memeriksa tubuhnya, tidak ada yang aneh sama sekali. "Kenapa kamu tertawa, Ishana? Apa ada yang lucu dengan pertanyaan saya?" tanya Tristan dengan tatapan lekat dan sebelah alis terangkat. Ishana yang mendengar pun langsung menutup mulut. Sejujurnya dia masih ingin tertawa, tetapi niatnya terhenti karena Tristan yang

