“Oh iyah, papa, ini teman Ara namanya Louise,” katanya sambil menatap papanya dan sesekali melirik Louise. Saat melihat kearah Louise, hampir saja dia tertawa. Untung saja dia dapat menahannya. Pffttt turun juga kan dia dari mobil. Batinnya menertawakan Louise dan berpikir bahwa ternyata Louise paham juga soal etika. “Halo Om, saya, Louise Savero,” sapa Louise sopan. Ara yang melihatnya terkejut. Karena sikapnya sangat berbeda sekali. Ternyata dia bisa juga berbicara ramah. “Halo, Nak Louise. Terima kasih yah sudah mengantar Ara pulang,” balas Kai ramah. “Iyah Om, sama-sama. Kalau begitu saya pamit pulang dulu yah," pamitnya dan segera masuk kedalam mobil setelah Kai membalasnya “Oh, iyah. Silahkan, hati-hati dijalan.” “Hati-hati dijalan, Louise,” ucap Ara dengan senyum manisnya.

