“Ngaco,” koor David dan Juanda yang berteriak bersamaan. “Pede banget diperkosa Naya,” kekeh David. “Bener loh Vid, pas kalian berangkat ke Mirota aku kan ke warung makan dekat kosan Naya. Nah, dia nyamperin dan ikut makan. Sudah mah pamer gunungan lagi, sial kan bikin aku hilang konsentrasi. Yang ada malah istighfar mulu,” papar Radith membuat kedua rekannya melongo. “Terus?” “Terus aku buru-buru kabur lah takut kesambet, secara duda Jogja coy. Ini onderdil karatan kagak diasah dua bulan lebih,” keluh Radith dengan muka memelas, tapi kedua rekannya malah tertawa puas tidak simpati sama sekali mendengar keluhan sahabatnya. “Nah, bisanya kamu mikir Naya ke sini gimana?” “Ya itu sih, tadi kamu yang bilang aku habis ena-ena sama Naya.” Radith menuding David. “Aku kira tadi mimpi, mau b

