Tante Kuntilanak

2505 Kata

Kening Abang berkerut saat aku menyebutkan nama Naya. Dia mengambil ponsel di tangannya dan membuka pesan dari Naya yang tidak berani aku buka. “Oh, Ini mah guru dari Sumatera, namanya Nay. Aku save dengan nama Naya karena nama panjangnya susah, harusnya dia menikah Minggu depan. Hanya saja pernikahannya diundur karena memilih berangkat PPG terlebih dulu,” terang Abang menunjukan pesan yang tertera di layar. Pesan sederhana yang menanyakan perihal kapan sebenarnya pengumuman kelulusan. Wajar juga sih Bu Naya bertanya soal itu karena suamiku ini menjadi wakil ketua kelas sehingga saat ketua kelas mereka tidak bisa dihubungi, sering juga beberapa teman sekelas Abang menelepon. Aku menghembuskan napas lega karena ternyata pesan tersebut bukan dari Naya sang mantan. Ah … harusnya aku tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN