128

3926 Kata

Prabu punya tugas baru untuk memberitahu kepada Mosa bahwa Daniah sedang hamil. Namun istrinya itu memang manusia setengah belut, licinnya minta ampun dan sulit untuk diajak damai. Cuma mau ngobrol aja susahnya ampun-ampunan padahal sudah ada di dalam rumah, di bawah atap yang sama dan bernapas di satu tempat yang sama. Kalau Prabu harus ngamuk, rasanya pengen mengikat Mosa di kursi makan menggunakan tali dan melakban mulutnya. Tapi kriminal! Nanti disangkanya Prabu melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Tahu sendiri kalau netizen zaman sekarang suka salah paham. Menyimpulkan dari apa yang dilihatnya saja tanpa perlu mendengarkan kronologi yang sesungguhnya. "Duduk, deh, Sa!" Vokal Prabu sedikit tegas. Hanya naik beberapa oktaf belum sampai satu oktaf. Begitu saja gemuruh dalam d**a Prab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN