51

1116 Kata

“Ash, bangun!” ucap Arsen sambil mengocang tubuh Ashley. “Hmm … aku masih ngatuk, ini jam berapa?” tanya Ashley sambil mengucek matanya dan melihat ke jendela. “Masih petang langitnya,” ujar Ashley lalu kembali tidur. “Petang darimananya sih, Ash?” ujar Arsen sambil menarik Ashley, “Jelas ayam sudah berkokok dan burung sudah bernyayi.” “Burung gak bisa nyanyi!” balas Ashley sambil bangkit dengan terpaksa. “Segera mandi sana biar segar, lalu turun sarapan,” ujar Arsen. “Aku lagi capek, biarkan aku tidur sejam lagi,” mohon Ashley dengan duduk dipinggiran ranjang. “Kalau kamu berniat untuk aku usir dari kelas hari ini untuk mata kuliahku, silahkan kembali tidur lagi,” ujar Arsen. “Hah?” tanya Ashley dengan linglung. “Jangan bilang kamu lupa kalau hari ini kamu sudah masuk kuliah, Ash

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN