44

1022 Kata

“Hai, hai, hai, Leo yang ganteng datang!” teriak Leo sambil melambai-lambaikan tangannya saat turun dari mobil. “Gila ya Pak Arsen ternyata nyetirnya lama banget,” ujar William. “Bener-bener lemot sampai kita nunggu hampir sejam ini,” ucap Edward. “Jamuran kita, Pak,” ucap Ryan. “Saya masih sayang dengan nyawa saya,” jawab Arsen. “Memangnya ada orang yang gak sayang dengan nyawanya?” celetuk Laura. “Ya kalianlah, kalau sayang nyawa kenapa nyetirnya kebut-kebutan?” cibir Alvin. “Ya kalau gak ngebut bukan anak muda, Pak Al,” ujar Steven. “Repot memang sama anak muda zaman sekarang!” ujar Alvin. “Sudah-sudah, kita bagi kamar,” ucap Arsen, “Satu kamar berdua ya. Kalian pilih sendiri saja mau sekamar dengan siapa, lalu langsung pilih kamarnya aja, kamar yang bisa kalian tempati di pint

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN