Serena menggendong Savia, anak pertamanya itu sudah beranjak besar. Tidak terasa umur Savia sudah menginjak tiga tahun. Di usianya itu, Savia sudah mahir menjaga kedua adiknya. Ketiganya tidak pernah bertengkar sedikitpun, itu karena Savia selalu mengalah dan Arar selalu memberikan apapun yang Nasha inginkan. Serena berkali-kali terharu ketika melihat interaksi antara ketiganya. “Mom, Nasha ambil mainan Arar lagi.” lapor Savia yang melihat kedua adiknya sedang bermain di ruang keluarga. Dia menurunkan Savia dan melangkah mendekati kedua anak kembarnya. Mereka lagi-lagi berebut mainan, tetapi di antara keduanya tidak ada sama sekali yang menangis, lama kemudian Arar memberikan mainannya untuk Nasha membuat anak bungsunya itu terbaring kebelakang karena menariknya terlalu keras. “Jangan

