58. Kecemburuan Kayla

1190 Kata

“Aduh jangan nangis dong.” Gumam Alya pelan, sambil menepuk-nepuk b****g Arkan. “Diem ya sayang, Arkan mau minum s**u?” Tanya Alya pada bayi kecilnya. “Kok gak mau sih.” Gumam Alya pelan, bayi kecil itu terus menangis membuat Alya bingung. “Sayang kenapa?” Tanya Adit setelah memasuki kamarnya. “Aku gak tau mas, dia gak mau diem. Disusuin gak mau.” Jawab Alya. Dengan sigap Adit menggendong bayi kecil itu, “Sayang kenapa nangis.” Kata Adit pelan. Hanya dengan digendong dan ditimang-timang oleh Adit, Arkan terdiam tanpa suara. Bayi kecil itu malah tertawa melihat wajah ayahnya didepannya. “Kok diem.” Gumam Alya heran. “Mungkin dia rindu dengan ayahnya yang tampan ini.”Jawan Adit membuat Alya mendengus kesal. “Mas ge’er banget.” Kata Alya pelan. “Biarin, mas ini memang ganteng.” Jawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN